~MBAHDOTCOM007~

Senin, 24 Desember 2012

Mempercepat Koneksi Internet speedy

Cara Pertama :
  • Masuk ke settingan modem, 192.168.1.1
  • Klik Advanced Setup
  • Klik ADSL, lalu pilih ADSL Mode, awalnya pasti ADSL2+ lalu diganti jadi G.DMT, lalu klik save, tunggu beberapa saat browsing lagi
Cara Kedua :
  • Setelah lakukan cara pertama lalu masuk ke control panel lalu pilih Network Connections
  • Klik kanan di LAN atau Wireless Network Connection, lalu pilih properties. Tergantung kalian pake LAN atau WIFI
  • Lalu klik di internet protocol (TCP/IP) klik properties
  • Lalu pilih Use the following DNS server addresses
  • Masukkan preferred DNS server: 8.8.8.8
  • Masukkan Alternate DNS server :8.8.4.4
  • lalu klik ok
  • lalu klik kanan di gambar jaringan di paling bawah kanan layar komputer kita, lalu pilih repair, dan setelah itu buktikan kecepatan yang terasa pasti lebih cepat dari kecepatan yang sebelumnya.


Manajemen bandwitd Game, Download, & Browsing Menggunakan Mikrotik

Test running well di RB750 OS ver.4.5

ISP= SAPIDI EXECUTIVE 512 – 2M
Mangle:
GAME
contoh buat Point Blank, game lain sesuaikan aja port/ip nya
chain=game action=mark-connection new-connection-mark=Game passthrough=yes protocol=tcp dst-address=203.89.146.0/23 dst-port=39190 comment=”Point Blank”

chain=game action=mark-connection new-connection-mark=Game passthrough=yes protocol=udp dst-address=203.89.146.0/23 dst-port=40000-40010

chain=game action=mark-packet new-packet-mark=Game_pkt passthrough=no connection-mark=Game

chain=prerouting action=jump jump-target=game

Poker

chain=forward action=mark-connection new-connection-mark=Poker_con passthrough=yes protocol=tcp dst-address-list=LOAD POKER  dst-port=843,9339 comment=”POKER”

chain=forward action=mark-connection new-connection-mark=Poker_con passthrough=yes protocol=tcp content=statics.poker.static.zynga.com

chain=forward action=mark-packet new-packet-mark=Poker passthrough=no connection-mark=Poker_con

Browsing

chain=forward action=mark-connection new-connection-mark=http passthrough=yes protocol=tcp in-interface=WAN  packet-mark=!Game_pkt connection-mark=!Game connection-bytes=0-262146 comment=”BROWSE”

chain=forward action=mark-packet new-packet-mark=http_pkt passthrough=no protocol=tcp connection-mark=http

Limit Download

chain=forward action=mark-connection new-connection-mark=Download passthrough=yes protocol=tcp in-interface=WAN  packet-mark=!Game_pkt connection-mark=!Poker_con connection bytes=262146-0 comment=”LIMIT DOWNLOAD”

chain=forward action=mark-packet new-packet-mark=Download_pkt passthrough=no packet-mark=!Game_pkt connection-mark=Download

Upload

chain=prerouting action=mark-packet new-packet-mark=Upload passthrough=no protocol=tcp  in-interface=Lan comment=”UPLOAD”

QUEUE

queue type

name=”Download” kind=pcq pcq-rate=256000 pcq-limit=50 pcq-classifier=dst-address pcq-total-limit=2000

name=”Http” kind=pcq pcq-rate=1M pcq-limit=50 pcq-classifier=dst-address pcq-total-limit=2000

name=”Game” kind=pcq pcq-rate=0 pcq-limit=50 pcq-classifier=src-address,dst-address,src-port,dst-port pcq-total-limit=2000

name=”Upload” kind=pcq pcq-rate=0 pcq-limit=50 pcq-classifier=src-address pcq-total-limit=2000

Queue Tree

name=”Main Browse” parent=Lan limit-at=0 priority=8 max-limit=1M burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s

name=”Browse” parent=Main Browse packet-mark=http_pkt limit-at=0 queue=Http priority=8 max-limit=1M burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s

name=”Game” parent=global-total packet-mark=Game_pkt limit-at=0 queue=Game priority=1 max-limit=0 burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s

name=”Poker” parent=global-out packet-mark=Poker limit-at=0 queue=Game priority=3 max-limit=0 burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s

name=”Download” parent=global-out packet-mark=Download_pkt limit-at=0 queue=Download priority=8 max-limit=256k burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s

name=”Main Upload” parent=global-in limit-at=0 priority=8 max-limit=256k burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s

name=”Upload” parent=Main Upload packet-mark=Upload limit-at=0 queue=Upload priority=8 max-limit=0 burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s

HASILNYA
BROWSING 1Mbs bagi rata sekampung (baca: satu jaringan)
DOWNLOAD 256Kbps bagi rata sekampung
GAME seadanya bandwith sesuai kebutuhan sekampung
POKER seadanya bandwith sesuai kebutuhan sekampung
UPLOAD seadanya bandwith bagi rata sesuai kebutuhan sekampung

Selasa, 11 Desember 2012

Model OSI


Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).
Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.

  • Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.
  • Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.
  • Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati.
Pemerintah Amerika Serikat mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Meski demikian. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.
OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata, semacam TCP/IPDECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protocol stack) mereka ke OSI Reference ModelOSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.
Struktur tujuh lapis model OSI, bersamaan dengan protocol data unitpada setiap lapisan
OSI Reference Model memiliki tujuh lapis, yakni sebagai berikut



Lapisan ke-Nama lapisanKeterangan
7Application layerBerfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTPFTPSMTP, dan NFS.
6Presentation layerBerfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layananWorkstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
5Session layerBerfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
4Transport layerBerfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
3Network layerBerfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melaluiinternetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
2Data-link layerBefungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hubbridgerepeater, dan switch layer 2beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisanMedia Access Control (MAC).
1Physical layerBerfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnyaEthernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.

[sunting]Pranala luar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls