~MBAHDOTCOM007~

Rabu, 18 Mei 2011

Apa Yang Didapat dari Open Source???






Jakarta - Sebagian orang masih bertanya, apa sih sebenarnya benefit atau keuntungan yang diperoleh dari open source? Apa untungnya mendukung dan aktif dalam open source?

Jawabannya, ada banyak sekali keuntungan dari open source. Dalam tulisan ini saya akan menjabarkan beberapa keuntungan yang paling dapat kita lihat dan nikmati.

bekerja sebagai tim

Salah satu motif seseorang aktif dalam dunia open source adalah ingin  menjadikan perangkat lunak yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan.  Seorang programmer ‘penganut aliran’ open source akan dengan senang hati  membuat tambahan kode untuk fitur yang dibutuhkan. Fitur buatan yang  telah jadi akan dipublikasikan ke komunitas dan diuji-cobakan atau  mungkin diperbaiki di kemudian hari sehingga lebih sempurna.

Di  sinilah peran masing-masing komponen dalam tim terlihat. Di sini pula  kerjasama dibangun satu sama lain, baik programmer maupun pengguna  sehingga tercipta perangkat lunak yang lebih baik. Tidak hanya  programmer dan pengguna, dalam pembuatan perangkat lunak juga ada  dokumentasi yang dibuat baik secara resmi maupun tidak resmi. Semua  orang berperan dengan lakon masing-masing demi kebaikan bersama.

Kode yang lebih baik

Ada banyak kasus ketika  seorang programmer mengerjakan proyek yang kodenya tak akan disebarkan  sehingga dengan semena-mena ia mendefinisikan parameter atau variabel  sesuai keinginannya tanpa standar yang jelas. Akibatnya, ketika proyek  dialihkan kepada orang lain kode yang dibuatnya menjadi susah dipahami.  Dan penerus proyek pun memilih mengerjakan ulang dari awal karena dia  tidak dapat memahami kode yang telah ada. Kejadian ini adalah contoh  membuang-buang waktu yang menjadikan upaya sebelumnya terbuang percuma.

Hal  ini tidak terjadi di dunia open source. Ketika programmer tahu bahwa  kodenya akan dilihat oleh ratusan atau bahkan ribuan orang dari seluruh  dunia maka dia memilih mendefinisikan variabel maupun menulis kode  program lebih rapi. Penulisan parameter dan variabel pun mengikuti  standar, baik yang tertulis maupun tidak tertulis. Baris kode yang  ditulis lebih rapi akan memudahkan orang lain untuk memahami proyek  tersebut. Dari proses inilah maka kode dalam perangkat lunak yang  bersifat open source menjadi jauh lebih baik.


Portofolio

Curriculum vitae, halaman ‘tentang’  dalam blog, maupun produk akhir atau bahkan interview sebenarnya tak  dapat digunakan untuk mengukur kemampuan seorang programmer. Memberikan  tes pun tak sepenuhnya efektif untuk melihat bagaimana seseorang  bekerja. Proses tes tidak hanya bersifat kemampuan tetapi juga  psikologis dimana peserta tes kadangkala mengalami tekanan.

Mengukur  kemampuan dapat dilakukan dengan melihat bagaimana baris kode  dituliskan dan teknologi apa saja yang dikuasai dari baris kode yang  dibuat. Jika dalam psikologi seseorang dapat dilihat dari isi kamarnya,  maka kualitas seorang programmer dapat dilihat dari isi kode program  yang dibuatnya.

John Resig, seorang developer JavaScript di  Mozilla, pernah ngetweet: kalau saya harus mencari seseorang, saya akan  mencarinya dari halaman Commit Log di Github daripada resume.

Commit  Log dalam Github adalah sejenis kumpulan catatan perubahan yang  dilakukan oleh siapapun yang bergabung dalam sebuah proyek. Dalam  halaman ini tercatat siapa yang telah mengubah apa dengan bentuk tulisan  seperti apa. Dari sini pula dapat diketahui siapa yang mahir dan  berkontribusi dalam hal apa saja. Halaman ini secara tak langsung telah  menjadi portofolio yang secara otomatis terbuat saat kita bekerja.


Perangkat lunak yang berkualitas

Keuntungan  paling nyata dari open source bagi pengguna awam adalah perangkat lunak  yang berkualitas baik dan semakin baik. Semakin banyak orang  berkontribusi semakin baik pula perangkat lunak yang dihasilkan.  Falsafah ‘release early, release often’ adalah salah satu pendukung  bagaimana perangkat lunak open source selalu jadi lebih baik.

Ketika  perangkat lunak pertama kali dirilis dalam versi beta misalnya, ratusan  bahkan mungkin ratusan ribu orang melakukan uji coba dan memberikan  masukan. Masukan diterima, diproses dan kemudian diterapkan untuk edisi  rilis berikutnya. Semakin lama perangkat lunak pun semakin baik karena  masukan dari berbagai pihak. Contoh dari hal ini adalah Mozilla Firefox.

Developer  dari Indonesia mungkin tidak sebanyak developer dari Amerika atau  Russia. Oleh karena itu sudah saatnya kita juga berkontribusi untuk  menjadikan dunia (khususnya Indonesia) ini lebih baik. Siapapun bisa  berkontribusi dalam dunia open source baik sebagai developer, tester,  maupun dokumenter. Mulailah dari Github, Google Code, Sourceforge, atau  yang lain dan tunjukkan bahwa kita bukan hanya sekumpulan pengguna awam  yang bermental gratisan. Mari tunjukkan bahwa kita juga bisa berkarya!

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls